Minggu, 16 September 2012

Pengenalan Teknologi Informasi

Pertemuan :1

Ke: 1

Nama : Pedro.Jati.Wicaksono

NIM : 41812010085

Kelas : 08 : 00

Blog : pedrojati19@gmail.com




Pengenalan Teknologi Informasi


Pokok Bahasa :

Dasar Teknologi Informasi


Sub pokok Bahasa :  

  • Teknologi Informasi Komputer
  • Teknologi Telekomunikasi
  • Klasifikasi System Teknologi Komputer
  • Generasi Komputer
 Pengenalan Teknologi Informasi Komputer:

Pengertian Teknologi Informasi (TI) :

TI adalah istilah yang diggunakan  manusia dalam  menggabungkan  system komputer dengan jalur komunikasi terhadap berbagai macam hal dan pembentukanya diggunakan sebagai media pembentukan ,penyimpanan ,penyebaran dalam informasi.

Pentingnya Teknologi Informasi:
  • Digunakan dalam menyelesaikan Tugas Management
  • Dampak Globalisasi
  • Perlunya Tindakan dalam Waktu Cepat
  • Tekanan Persaingan Bisnis
  • Sebagai Media Pendidikan dan Pembelajaran
Sistem Informasi:
  • Sistem (System) :perakitan perangkat keras komputer, perangkat lunak, dan peripheral berfungsi bersama-sama. (an assembly of computer hardware, software, and peripherals functioning together)
  • Teknologi (Technology) :penelitian, pengembangan, dan penerapan perangkat, mesin, dan teknik untuk proses manufaktur dan produksi. (the study, development, and application of devices, machines, and techniques for manufacturing and production processes)
  • Informasi (Information): komputer data yang telah terorganisir dan disajikan dengan cara yang sistematis untuk memperjelas makna yang mendasari.  (computer data that has been organized and presented in a systematic fashion to clarify the underlying meaning)
Sistem Informasi Berbasis Komputer atau Computer Based Information System (CBIS) :sistem informasi yang menggunakan komputer dan teknologi komunikasi untuk melakukan pekerjanya.

Komponen Sistem Teknologi Informasi: Secara garis besar ada beberapa infrastruktur Informasi dalam membentuk Sistem Teknologi Informasi antara lain:
  • Perangkat Keras (Hardware)
  • Perangkat Lunak (Sofrware)
  • Jaringan dan Komunikasi (Networking and Communications)
  • Basis Data (Data Base)
  • Informasi Menajemen Personal: (Information Management Personnel)
            Kemampuan Sistem Informasi :
  •          Proses Transaksi Cepat dan Akurat
  •          Kapasiatas Penyimpanan Besar dan Akeses Cepat
  •           Memudahkan Komunikasi menjadi Cepat
            Tujuan Pembuatan Teknologi Informasi :
  •            Mememecahkan masalah untuk membuka Kreativitas,Efektifitas,Efisensi
            Fungsi Teknologi Informasi:
  •                Memudahakan dalam menangkap suatu data  (Facilitate the capture  of a data)
  •                Memepercepat pengolahan suatu data (Speed ​​up the processing of a data)
  •                Menghasilkan sebuah data yang Kualitatif (Produce a qualitative data)
  •                Memudahkan dalam penyimpanan data (Ease in data storage)
  •                Memudahkan dalam pencarian kembali  (Facilitate the retrieval )       
            Fungsi Teknologi informasi dalam berbagai bidang :
  •          Akuntansi (Accounting)
  •          Keuangaan (Finance)
  •          Manajemen Produksi ( Management Production)
  •          Manajemen Sumber Daya Manusia ( Management Human Resource)
  •          Pemasaran (Marketing)
             Perangkat Keras Komputer (Hardware) :
  •           Perangkat Keras (Hardware)
    Perangkat keras atau hardware secara umum dapat didefinisikan sebagai semua komponen fisik yang terdapat pada suatu sistem, baik itu perangkat masukan (input devices), perangkat keluaran (output devices), perangkat penyimpan (storage devices), CPU, ataupun perangkat tambahan (peripheral devices) lainnya
Berikut Saya jabarkan perangkat keras yang membangun suatu sistem teknologi informasi  antara lain:
  •  Central Processing Unit (CPU)Central Processing Unit (CPU), merupakan pusat dari segala pemrosesan data, didalamnya terdapat processor, dan memori (RAM dan ROM).
  • Microprocessor atau sering disebut processor , adalah perangkat utama komputer yang mengelola seluruh aktifitas komputer itu sendiri. Processor terdiri dari dua bagian utama, yaitu Control Unit (CU), merupakan komponen utama prosesor yang mengontrol semua perangkat yang terpasang pada komputer, mulai dari input device sampai output device.  Arithmetic Logic Unit (ALU), merupakan bagian dari prosesor yang khusus mengolah data aritmatika (menambah, mengurang dll) serta data logika (perbandingan). 
  • Memori adalah media penyimpan data pada komputer. Memori ini terbagi atas dua macam, yaitu ;  Read Only Memory (ROM), yaitu memori yang hanya bisa dibaca saja, tidak dapat dirubah dan dihapus dan sudah diisi oleh pabrik pembuat komputer. Isi ROM diperlukan pada saat komputer dihidupkan. Perintah yang ada pada ROM sebagian akan dipindahkan ke RAM. Perintah yang ada di ROM antara lain adalah perintah untuk membaca sistem operasi dari disk, perintah untuk memeriksa semua peralatan yang ada di unit sistem dan perintah untuk menampilkan pesan di layar. Isi ROM tidak akan hilang meskipun tidak ada aliran listrik. Tapi pada saat sekarang ini ROM telah mengalami perkembangan dan banyak macamnya, antara lain PROM, RPROM, EPROM, EEPROM dan lain sebagainya.
  •  Random Access Memori (RAM), dari namanya kita dapat artikan bahwa RAM adalah memori yang dapat diakses secara acak. RAM berfungsi untuk menyimpan program yang diolah untuk sementara waktu (power on) jika komputer dimatikan, maka seluruh data yang tersimpan dalam RAM akan hilang. Tujuan dari RAM ini adalah mempercepat pemrosesan data pada komputer. Agar data yang di buat tidak dapat hilang pada saat komputer dimatikan, maka diperlukan media penyimpanan eksternal, seperti disket, harddisk, PCMCIA card dan lain-lain.
Perangkat Lunak (Software)

Perangkat lunak atau software adalah Perangkat lunak atau software pada dasarnya adalah sebuah program, dan program adalah sederatan instruksi yang digunakan untuk mengendalikan komputer sehingga komputer dapat melakukan tindakan sesuai yang dikehendaki oleh pembuatnya.

 Secara skematis, keseluruhan perangkat lunak tersebut dapat di rinci sebagai berikut :

Perangkat Lunak Sistem (system software)

Perangkat lunak sistem (system software) adalah program yang digunakan untuk mengontrol sumber daya komputer, seperti CPU (Central Processing Unit) dan piranti masukan/keluaran (input/output devices) (Abdul Kadir dan Terra Ch, Triwahyuni 2003:222). Perangkat lunak ini mempunyai peranan sebagai perantara antara perangkat lunak aplikasi atau program aplikasi dengan perangkat keras (hardware). 

Perangkat lunak sistem terdiri dari sistem operasi, utilitas, device driver dan penerjemah bahasa.

Sistem operasi adalah perangkat lunak dasar yang berfungsi sepenuhnya untuk mengendalikan sistem komputer. Pada umumnya ada beberapa sistem operasi yang sering digunakan di Indonesia, seperti Windows dari Microsoft, Linux, FreeBSD, OpenBSD, Machintos, Solaris dan lain sebagainya.


Utilitas adalah program yang dipakai secara langsung oleh pemakai untuk melakukan kegiatan yang berhubungan dengan pengendalian atau pengalokasian sumber daya dalam sistem komputer.


Device driver adalah program yang berfungsi untuk membantu komputer mengendalikan peranti–peranti peripheral.


Penterjemah bahasa adalah program yang menterjemahkan program yang dibuat oleh seorang programmer menjadi bentuk yang dapat dijalankan oleh komputer secara langsung. 


 Teknologi Telekomunikasi:

 Teknologi Telekomunikasi adalah peralatan perangkat keras (hardware) dalam sebuah struktur organisasi yang mengandung nilai-nilai sosial,yang memungkinkan setiap individu mengumpulkan ,memproses,dan saling tukar menukar informasi dengan indiviu-individu lainnya.


Yang mendasari suatu hal dapat diggolongkan Teknologi Telekomunikasi :



  • Teknologi Telekomunikasi dapat di Implementasikan dalam suatu alat
  • Teknologi Telekomunikasi dilahirkan oleh sebuah struktur sosial ,ekonomi dan politik
  • Teknologi Telekomunikasi membawa nilai yang berasal dari struktur ekonomi ,sosial
  • Teknologi Telekomunikasi meningkatkan kemampuan indra manusia terutama kemampuaan
Perbedaan Teknologi Telekomunikasi dan Teknologi Informasi :
Teknologi Komunikasi suatu hasil dapat di salurkan disebarkan dan disampaikan ke tempat tujuaan sedangkan Teknologi Informasi ditekankan pada hasil data yang di peroleh.

Bentuk-bentuk Teknologi Informasi:


  • Komunikasi Suara
        Merupakan bentuk komunikasi memperguankan suara dan indra pendengaran dari tempat terpisah dengan jarak tertentu.
  • Komunikasi Tulisan dan Gambar
       Merupakan komunikasi yang mengirimkan informasi berbentuk tulisan dan gambar.gambar yang di kirim dapat berupa gambar hidup (video), atau gambar diam,gambar tehnik atau grafik
  • Komunikasi Data
Informasi berupa data dan berita yanag dikirimakan denagan menggunakan komputer sebagai media pengiriman dan media penerima informasi ,serta dengan menggunakan jaringan telepon (Public Swicth Telephone Network) atau menggunakan jaringan telepon kusush(Leased Line atau Private Line)

  • Penerapan Teknologi Telekomunikasi
Penerapan teknologi komunikasi ditentukan oleh sejauh mana teknologi komunikasi mampu membuka akses pada berbagai pelayanan dan jaringan informasi.


  • Proses Penerapan Teknologi Telekomunikasi:
Terdapat 2 tahapan dalam proses penerapan teknologi Telekomunikasi, yaitu :
A. Tahapan inisiasi
Terdapat dua tingkatan, yaitu :
1.Tingkatan Agenda-Setting
2.Tingkatan Matching

Apabila nilai kedua tingkat inisiasi ini positif, timbulah keinginan untuk mengadopsi teknologi komunikasi yang diinginkan.
B. Tahapan implementasi
Terdapat tiga tingkatan, yaitu :
1.Tingkatan redefining (mengartikan ulang)
2.Tingkatan clarifying (menjelaskan)
3.Tingkatan routinizing (kebiasaan)


  • Pespektif Tentang Penerapan Teknologi Telekomunikasi:
Suatu organisasi/lembaga pengguna teknologi Telekomunikasi
memandang penerapan teknologi Telekomunikasi sebagai :
1. Manajemen sistem
2. Proses birokrasi
3. Pengembangan Organisasi
4. Proses Tawar menawar

Perspektif tentang penerapan teknologi Telekomunikasi adalah :
1. Teknosentrik
2. Sosiosentrik
3. Konflik
4. Desain sistem


  • Pelaku Teknologi Telekomunikasi
Dalam rangkaian sumber, penyampaian dan penerimaan informasi ada beberapa pihak yang tersangkut dan saling tergantung satu dengan yang lainnya, yaitu :
1.Pemakai
2. Perusahaan penyedia jasa telekomunikasi
3. Produsen peralatan komunikasi
4. Badan yang mengatur/mengkoordinir seluruh kegiatan komunikasi dari segi ekonomis dan teknis
dalam mengadakan peraturan, standar, harga patokan, dan lain-lain.


  • Unsur-unsur Teknologi Telekomunikasi
Unsur-unsur teknologi Telekomunikasi adalah :
1.Informasi, dapat berupa tulisan, suara, musik, gambar,dan data yang memiliki spektrum frekuensi dan bentuk-bentuk yang berbeda.
2.Alat yang dipergunakan untuk meneruskan informasi, dengan media transmisi dan sistem modulasi
3.Dengan cara yang sesuai,bentuk akhir ( informasi yang diterima ) harus seserupa mungkin dengan bentuk awal ( informasi yang dikirimkan ) dan dalam batas-batas distorsi yang dapat ditolerir.
4.Dalam jumlah maupun kecepatan yang semakin meningkat melalui jarak yang semakin jauh dengan biaya yang seekonomis mungkin.


  • Performance Sistem Telekomunikasi
Faktor-faktor yang menentukan penampilan (performance)
sistem Telekomunikasi adalah:
1.Berita (informasi) harus dapat dimengerti oleh penerima
2.Karakteristik sistem komunikasi
3. Gangguan selama pengiriman informasi.


ASPEK TEKNOLOGI INFORMASI


  •  Pengertian Teknologi Informasi

Banyak istilah yang berhubungan dengan teknologi informasi
karena banyaknya perubahan dan tidak adanya kesepakatan istilah yang
digunakan. Beberapa istilah yang sering digunakan adalah yaitu : sistem
informasi manajemen, sistem informasi manajemen berbasis komputer,
teknologi informasi (TI), teknologi sistem informasi, teknologi komputer,
manajemen informasi, dan sistem informasi (Jogiyanto, 2003:2).


  • Menurut beberapa pakar teknologi terdapat beberapa definisi

teknologi informasi (dalam Abdul Kadir dan Terra), yaitu :

a. Menurut Haag dan Keen, teknologi informasi adalah seperangkat

alat yang membantu anda bekerja dengan informasi dan
melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan
informasi.
b. Menurut Martin, teknologi informasi adalah hal yang tidak hanya
terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat
lunak) yang digunakan untuk memproses dan menyimpan
informasi, melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk
mengirimkan informasi.
c. Menurut Williams dan Sawyer, teknologi informasi adalah teknologi
yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur
komunikasi kecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan
video.
d. Menurut Rahardjo (2002:74), teknologi informasi adalah sama
dengan teknologi lainnya, hanya informasi merupakan komoditas
yang diolah dengan teknologi tersebut. Dalam hal ini, teknologi
mengandung konotasi memiliki nilai ekonomi yang mempunyai nilai
jual.
Dari definisi tersebut dapat dijelaskan bahwa teknologi informasi
tidak sekedar berupa teknologi komputer, tetapi juga mencakup
teknologi komunikasi. Dengan kata lain, teknologi informasi adalah
gabungan antara teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi.


  • Klasifikasi Sistem Teknologi Informasi

Sistem teknologi informasi dapat dibedakan dengan berbagai cara
pengklasifikasian. Menurut Abdul Kadir dan Terra TI dapat
diklasifikasikan atas :

a) Menurut fungsi yang diemban sistem, sistem teknologi informasi

dapat dibedakan atas :

1) Embedded IT system adalah sistem teknologi informasi yang

melekat pada produk lain. Contohnya sistem VCR ( Video Casette
Recorder) memiliki sistem teknologi informasi yang memungkinkan
pemakai dapat merekam tayangan televisi.
2) Dedicated IT system adalah sistem teknologi informasi yang
dirancang untuk melakukan tugas-tugas khusus. Contohnya, ATM
(Anjungan Tunai Mandiri) dirancang secra khususuntuk melakukan
transaksi keuangan bagi nasabah bank.
3) General purpose IT system adalah sistem teknologi informasi yang
dapat digunakan untuk melakukan berbagai aktifitas yang bersifat
umum. Contohnya, PC (Personal Computer)

b) Menurut departemen dalam perusahaan bisnis, TI dibedakan atas:

sistem informasi akutansi, sistem informasi pemasaran, sistem
informasi produksi, dan lain-lain.

c) Menurut dukungan terhadap level manajemen dalam perusahaan, TI

dapat dibedakan atas : sistem pemrosesan transaksi, sistem
pendukung keputusan, dan sistem informasi eksekutif.


  • Peranan Teknologi Informasi Bagi Perusahaan

Pada dasarnya peranan TI bagi setiap perusahaan bersifat unik
dan spesifik. Hal ini disebabkan karena masing-masing perusahaan
memiliki strategi yang berbeda satu dengan yang lainnya. Walaupun dua
buah perusahaan misalnya berada pada sebuah industri yang sama,
namun peranan teknologi informasinya bisa sangat berbeda.
Teknologi informasi (TI), yang dikhususkan untuk pengolahan data
menjadi informasi yang bermanfaat bagi organisasi. Teknologi informasi
160
terus-menerus mengalami perkembangan baik dari segi bentuk, ukuran,
kecepatan dengan kemampuan untuk mengakses multimedia dan
jaringan komputer (Sutedjo, 2002).

Di satu sisi perusahaan sadar bahwa sudah saatnya harus memiliki

suatu sistem TI yang menunjang bisnis mereka, sementara di lain pihak
mereka harus mengeluarkan biaya yang relatif cukup besar untuk dapat
merancang dan mengimplementasikan TI yang dibutuhkan. Tanpa
memiliki TI yang cukup canggih, sulit bagi perusahaan untuk bersaing
dengan perusahaan besar lainnya baik dari dalam maupun dari luar
negeri (Indrajit, 2004:35).

Menurut Jogiyanto (2003:18) sistem teknologi informasi

memberikan lima peran utama di dalam organisasi :
a. Meningkatkan efisiensi, yaitu menggantikan manusia dengan
teknologi di proses produksi.
b. Meningkatkan efektifitas, yaitu menyediakan informasi bagi para
manajer di organisasi untuk mendukung proses pengambilan
keputusan dengan lebih efektif yang didasarkan dengan informasi
yang akurat, tepat waktu, dan relevan sehingga mendapat hasil
produksi yang akurat dan bebas dari cacat produksi sesuai dengan
sasaran produksi yang diinginkan.
c. Meningkatkat komunikasi, yaitu mengintegrasikan penggunaan
sistem teknologi informasi dengan menggunakan email dan chat.
d. Meningkatkan kolaborasi, yaitu dengan menggunakan video
conference dan teleconference.
e. Meningkatkan kompetitif, yaitu sistem teknologi informasi digunakan
untuk keunggulan kompetisi.

Menurut Indrajit (2003:30) jika ditinjau dari segi peranan strategis

TI, terdapat lima jenis tujuan dari dilakukannya investasi terhadap
teknologi tersebut, yaitu :

1) Karena alasan kelangsungan hidup perusahaan atau bisnis itu

sendiri, dalam arti bahwa perusahaan melihat keberadaan TI di
dalam bisnis terkait sifatnya adalah mutlak. Contohnya adalah
perusahaan semacam bank retail, hotel berbintang lima,
161
transportasi penerbangan,dan lain sebagainya yang tidak
mungkin dapat bertahan lama dalam ketatnya persaingan bisnis
tanpa diperlengkapi oleh TI.
2) Perusahaan melakukan investasi TI karena alasan ingin
memperbaiki efisiensi. Diharapkan dengan diimplementasikannya
TI dalam sejumlah aktifitas tertentu, maka akan dilakukan proses
reduksi atau optimalisasi terhadap alokasi berbagai sumber daya
perusahaan, seperti : manusia, waktu, biaya, material, aset, dan
lain-lain. Biasanya TI dipergunakan biaya komunikasi dan
transaksi.
3) Tujuan investasi TI adalah untuk memperbaiki efektifitas usaha
(do the right thing), diamana TI akan dipergunakan untuk
menopang kehandalan kegiatan bisnis.
4) Keinginan perusahaan untuk mendapatkan keunggulan kompetitif
agar dapat meninggalkan para pesaing bisnisnya dengan
mengembangkan TI yang tidak terdapat pada perusahaan lain
yang belum memilikinya. Dalam hal ini diterapkan melalui konsep
manajemen baru, dimana secara signifikan implementasi
berbagai perangkat TI diharapkan membawa perusahaan jauh di
depan dibandingkan dengan para pesaing bisnisnya.
5) TI sebagai salah satu perangkat infrastruktur yang tidak dapat
dihindari keberadaannya bagi sebuah perusahaan di era global
ini. Adalah merupakan suatu standart bagi perusahaan dewasa ini
untuk memiliki corporate website yang dapat diakses oleh para
calon pelanggan di seluruh dunia, menggunakan email sebagai
sarana berkomunikasi sehari-hari, dan lain sebagainya, dimana
keseluruhan perangkat tersebut sudah menjadi sebuah
infrastruktur usaha yang harus dimiliki oleh perusahaan.
Peranan TI pada masa sekarang tidak hanya diperuntukan bagi
organisasi, melainkan juga untuk kebutuhan perseorangan. Bagi
organisasi, TI dapat digunakan untuk mencapai keunggulan kompetitif,
sedangkan bagi perseorangan TI dapat digunakan untuk mencapai
162
keunggulan pribadi, termasuk untuk mencari pekerjaan (Abdul dan Terra,
2003:22).
  •  Pemanfaatan Teknologi Informasi
Teknologi kini semakin marak diperbincangkan karena diyakini
dapat memberi keunggulan bersaing. Contohnya bank BCA, meski bukan
yang pertama dalam memanfaatkan TI sebagai keunggulan utamanya,
namun terus-menerus menciptakan produk-produk layanan yang inovatif
yang berbasis TI.
Keunggulan bersaing ini dapat dicapai melalui banyak cara
misalnya, harga terjangkau, kualitas terjamin, keramahan, kecepatan
layanan, dan lain sebagainya. Berkaitan dengan pemanfaatan TI dalam
perusahaan, keunggulan kompetitif mengacu pada penggunaan TI untuk
meningkatkan kualitas informasi, kontrol kinerja perusahaan, dan
peningkatan layanan untuk memenangkan pasar. Ide dasarnya adalah
perusahaan menggunakan TI baik sebagai alat bantu maupun strategi
yang tangguh untuk mengintegrasikan dan mengolah data dengan cepat
dan akurat serta untuk penciptaan produk layanan baru sebagai daya
saing untuk menghadapi kompetisi (Sutedjo, 2002:26).
Teknologi informasi juga dimanfaatkan oleh banyak organisasi
sebagai kekuatan untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat
dewasa ini. Menurut Sutedjo (2002:24) banyak manfaat yang dipetik
oleh perusahaan dengan penggunaan TI, yaitu :
1) Integrasi data dan informasi
Pembangunan TI, memungkinkan perusahaan untuk
mengintegrasikan data baik berupa data setup maupun data
transaksi yang dilakukan dari berbagai lingkungan jaringan.
2) Sistem pengorganisasian data memungkinkan sistem bebas
redudansi data.
Pembangunan TI yang bertumpu pada sistem pengorganisasian
data, akan menghindarkan sistem dari bahaya duplikasi data
(redudansi) artinya perubahan terhadap data yang satu belum
tentu akan diikuti perubahan data duplikatnya.
163
3) Meningkatkan kecepatan dan keakuratan penyusuanan laporan
manajerial.
Tuntutan akan ketersediaan laporan manajerial yang standar
sering mengakibatkan tekanan psikologis yang sangat tinggi bagi
para manajer. Untuk itu TI membantu menghasilkan laporan yang
memudahkan dalam penyusunan laporan manajerial.
4) Meningkatkan kualitas produk dan kecepatan layanan konsumen.
Melalui TI, semua departemental dalam perusahaan akan
mendapat aliran informasi yang tepat pada waktunya sehingga
kualitas produksi dapat ditingkatkan. Karena departemen
persediaan barang dan departemen produksi dapat memperoleh
informasi yang jelas dan tepat dalam waktu yang singkat, yang
akan berdampak pada peningkatan layanan konsumen.
5) Meningkatkan citra perusahaan.
Pembangunan TI akan meningkatkancitra perusahaan dari sudut
pandang internal maupun elsternal perusahaan. Layanan
konsumen akan sangat cepat dilakukan sehingga kepercayaan
masyarakat meningkat dan akan mengalirkan simpati yang cukup
besar untuk mendorong tingkat pembelian produk dari
perusahaan.

Menurut Jogiyanto (2003:8) sistem teknologi informasi dapat

dimanfaatkan di internal atau di eksternal organisasi. Di internal
organisasi TI dapat diterapkan di fungsi-fungsi organisasi dan di
tingkatan-tingkatan manajemen. Sistem TI yang diterapkan secara
eksternal merupakan sistem TI internal yang ditarik ke luar organisasi
menggunakan teknologi komunikasi. Tujuan dari sistem TI ini adalah
untuk menjangkau pihak eksternal perusahaan secara lebih efektif
sehingga menjangkau secara langsung pemasok dan pelanggan
perusahaan supaya perusahaan dapat memenangkan persaingan, karena
sistem TI seperti ini sekarang merupakan alat yang memungkinkan
menciptakan keunggulan kompetisi.
Manfaat TI di bidang bisnis dapat dijadikan sebagai produk atau
dapat digunakan sebagai alat (tools). Jadi, sebuah perusahaan dapat
164
menghasilkan produk TI atau dapat menggunakan TI untuk
menghasilkan produk atau layanannya. (Rahardjo, 2002:77).
Dalam hubungan pembeli-penjual, informasi dapat menentukan
daya tawar relatif dari konsumen serta informasi mendefinisikan relasi
dengan pemasok. Adanya sebuah relasi berarti bahwa perusahaan telah
membangun saluran khusus secara elektronik (TI). (Philip dalam Janita).
Dalam pemanfaatan TI oleh perusahaan akan memunculkan
sebuah kebimbangan yaitu bagian mana dari fungsi TI yang sebaiknya
diambil dari luar (outsourced) dan yang sebaiknya disediakan sendiri oleh
perusahaan. Dalam hal ini pertimbangan yang mendasar apakah operasi
teknologi tertentu memberikan manfaat strategis atau apakah hanya
merupakan komoditas yang tidak akan membedakan kita dengan
pesaing. Teknologi informasi kemudian tidak hanya menjadi komplemen
dari sumber keunggulan bersaing tradisional, tetapi menjadi sumber
keunggulan bersaing maupun pencipta basis persaingan yang baru.
  • Klasifikasi Sistem Teknologi Informasi Menurut Fungsi Sistem IT System: sistem TI yang melekat
pada produk lain:
  • Dedicated IT System: sistem TI yang dirancang untuk melakukan tugas-tugas khusus
  •  General Purpose IT System: sistem TI yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas yang bersifat umum (sepanjang dilengkapi dengan perangkat lunak yang sesuai)
  •  Embedded : mikroprosesor khusus yang dipasang padaperalatan elektronik dan membuat peralatan
    tersebut dapat diprogram
Klasifikasi Sistem Teknologi
Informasi

Menurut Ukuran; tidak harus berupa ukuran

fisik, tetapi lebih cenderung pada ukuran
informasi yang ditampung, kemampuan sistem
yang ditawarkan, kecepatan memroses, dan
jumlah orang yang dapat menggunakan sistem
secara bersamaan.


  • Superkomputer:

jenis komputer yang mempunyai
kecepatan proses paling hebat. Biasa digunakan
untuk menangani aplikasi yang melibatkan
perhitungan yang sangat kompleks; misal untuk
merancang roket, menguji nuklir, dll


  • Supercomputer Mainframe
Klasifikasi Sistem Teknologi
Informasi:
jenis komputer yang digunakan pada
perusahaan-perusahaan berskala besar untuk
menangani pemrosesan data dengan volume yang
sangat besar.
  •  Minikomputer (midrange): dipergunakan pada
perusahaan-perusahaan berskala menengah sebagai
server.
  • Workstation: jenis komputer yang secara fisik serupa
dengan mikrokomputer namun mempunyai
kemampuan lebih canggih. Awalnya dirancang untuk
memenuhi aplikasi perancangan berbasis grafis,
namun belakangan banyak dipakai sebagai server.
  •  Mainframe:
  • Workstation
  • Midrange
Klasifikasi Sistem Teknologi
Informasi:


  • Mikrokompute
  • Mikrokontroler
(PC/Personal Computer): jenis
komputer yang biasa dipakai perorangan. 
Secara
fisik dapat dibedakan menjadi:
  • Desktop PC
  • Tower PC
  • Laptop
  • Notebook
  • Palmtop (handheld PC)
  • PDA (personal digital assistant)
Klasifikasi Sistem Teknologi
Informasi
  • Klien-Server
Pada lingkungan yang mempunyai sejumlah komputer
yang saling berhubungan, dikenal istilah klien-server.
Server: komputer yang menyimpan data atau program
yang dapat diambil oleh komputer-komputer lain; juga
menyediakan piranti (mis: printer, CD-ROM drive, dll)
yang dapat digunakan komputer-komputer lain.
Klien: komputer yang memanfaatkan layanan dari
server.
Pada perkembangan lebih lanjut, istilah server tidak
harus berarti komputer secara fisik, melainkan berupa
perangkat lunak. Contoh: web server adalah jenis
perangkat lunak yang berfungsi melayani permintaan
halaman web oleh klien.

Klien-Server

Peranan Teknologi Informasi

TI dalam dunia perbankan:

  •  online
  • ATM center
  • mobile banking, dll
  • Call Banking
TI dalam dunia pendidikan:
  •  sistem pengajaran multimedia (teknologi yangmelibatkan gambar, suara dan video sekaligus)
  • perangkat lunak edutainment (education &entertainment)
  •  e-learning & e-teaching, dll
Peranan Teknologi Informasi
TI dalam dunia medis
  •  Sistem informasi rekam medis
  •  Peralatan medis
  • Perangkat lunak pendeteksi penyakit, dll
TI dalam perniagaan
  • E-commerce
  • Online
TI dalam Desain Produk
  • Perancangan
  • rumah (arsitektur)
  •  Perancangan alat transportasi (kapal, mobil, dll)

Penegertian Komputer
Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut perintah yang telah dirumuskan. Kata komputer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan Perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika .


Secara luas, Komputer dapat didefinisikan sebagai suatu peralatan elektronik yang terdiri dari beberapa komponen, yang dapat bekerja sama antara komponen satu dengan yang lain untuk menghasilkan suatu informasi berdasarkan program dan data yang ada. Adapun komponen komputer adalah meliputi : Layar Monitor, CPU, Keyboard, Mouse dan Printer (sbg pelengkap). Tanpa printer komputer tetap dapat melakukan tugasnya sebagai pengolah data, namun sebatas terlihat dilayar monitor belum dalam bentuk print out (kertas).
Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti slide, jenis Kakulator mekanik mulai dari  abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kotemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang memproses informasi" atau "sistem pengolah Informasi."
Saat ini, komputer sudah semakin canggih. Tetapi, sebelumnya komputer tidak sekecil, secanggih, sekeren dan seringan sekarang. Dalam sejarah komputer, ada 5 generasi dalam sejarah komputer.
Generasi Komputer
Generasi Pertama
Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali.
Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan kekuatan komputer. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode rahasia yang digunakan Jerman. Dampak pembuatan Colossus tidak terlalu memengaruhi perkembangan industri komputer dikarenakan dua alasan. Pertama, Colossus bukan merupakan komputer serbaguna(general-purpose computer), ia hanya didesain untuk memecahkan kode rahasia. Kedua, keberadaan mesin ini dijaga kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.
Usaha yang dilakukan oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan suatu kemajuan lain. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. The Harvard-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Ia menggunakan sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut beropreasi dengan lambat (ia membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.
Perkembangan komputer lain pada masa kini adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania. Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengonsumsi daya sebesar 160kW.
Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I.
Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usaha membangun konsep desain komputer yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknik komputer. Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuah memori untuk menampung baik program ataupun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur Von Neumann tersebut.
Baik Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric memiliki UNIVAC. Salah satu hasil mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam memprediksi kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.
Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode biner yang berbeda yang disebut "bahasa mesin" (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dan silinder magnetik untuk penyimpanan data.
Generasi Kedua
Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat memengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis.
Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya. Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singakatan untuk menggantikan kode biner.
Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program.
Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memprosesinformasi keuangan.
Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji. Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Berbagai macam karier baru bermunculan (programmer, analis sistem, dan ahli sistem komputer). Industr piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi kedua ini.
Generasi ketiga
Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) pada tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Pada ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.
Generasi Keempat
Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.
Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap piranti rumah tangga seperti microwave, oven, televisi, dan mobil dengan electronic fuel injection (EFI) dilengkapi dengan mikroprosesor.
Perkembangan yang demikian memungkinkan orang-orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.
Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit pada tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit pada tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).
IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena memopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga memopulerkan penggunaan piranti mouse.
Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat.
Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara-cara baru untuk menggali potensial terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputer-komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Jaringan komputer memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga Local Area Network atau LAN), atau kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.
Generasi Kelima
Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001: Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.
Walaupun mungkin realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan, banyak fungsi-fungsi yang dimilikinya sudah terwujud. Beberapa komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing juga menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhana. Namun fasilitas tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari bahwa pengertian manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian ketimbang sekedar menterjemahkan kata-kata secara langsung.
Banyak kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi yang semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model non Neumann. Model non Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.
Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar